Alonely

Hei, cutes ...

Akhirnya, 2018! Jadi, pertama-tama aku harap kalian semua menikmati liburan tahun baru yang indah dan menikmati waktu bersantai bersama keluarga. Merayakan tahun baru adalah tradisi lama. Saat itulah kota dipenuhi hiasan warna-warni, salah satu momen paling membahagiakan bagi hampir semua orang. Aku bilang hampir semua orang, karena aku tidak benar-benar mengerti maksud merayakan tahun baru. Menurutku, hal itu tidak cukup menyenangkan dan menarik. Maksudku, tahun baru selalu saja tentang sebuah permulaan. Dan bagiku, 1 Januari terasa sama persis seperti tanggal 31 Desember.

Aku masih ingat ketika masih kecil dulu, aku pikir sesuatu yang ajaib pasti terjadi di tengah malam karena semua orang dewasa terlihat sangat bahagia dan begitu antusias merayakan tahun baru. Dan kemudian orang tuaku mengijinkan untuk menikmati tahun baru sampai tengah malam. Aku sangat bersemangat untuk menunggu keajaiban itu terjadi. Tetapi tidak ada yang terjadi. Sejak saat itu, aku tidak pernah merayakan Tahun Baru lagi. Tapi aku suka kembang api! Aku suka melihat kembang api menerangi langit. Itu sangat indah dan menyenangkan untuk ditonton. Hanya itu alasanku terjaga sampai tengah malam.

Oke, cukup tentang tahun baru. Sekarang, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih atas komentar dan saran menyenangkan kalian di posting terakhir tentang masalah amarahku. Aku telah melihat semua komentar kalian dan itu semua membuatku menangis-tapi dalam artian yang baik, tentu saja. Aku sangat tersentuh betapa manis dan hangatnya kalian padaku. Membaca semua komentar itu benar-benar membuat hariku menjadi lebih baik.

Kalian tahu, sebelum memulai blog ini, dulu aku sering merasa sangat kesepian dan sendirian. Aku merasa tidak ada yang benar-benar mengerti atau peduli denganku. Dan aku sedang berjuang menghadapi beberapa masalah keluarga jadi aku sangat depresi sehingga aku khawatir akan kehilangan kewarasanku jika aku tidak melakukan apapun, lalu aku putuskan untuk membuat blog dan menulis tentang perasaan dan semua pikiranku. Aku tidak benar-benar mengharapkan apapun. Pada saat itu, aku hanya ingin menghilangkan semua rasa frustrasi sebelum aku menjadi gila. Dan aku tidak pernah berpikir beberapa orang asing akan mampir untuk membaca tulisanku dan menulis komentar yang menghibur seperti itu atau bahkan menawarkanku sebuah persahabatan. Itu sangat indah dan aku sangat tersanjung karena aku sebenarnya tidak punya teman.

Sebenarnya, aku mengenal beberapa orang, tapi aku tidak memiliki persahabatan yang sangat dalam dengan mereka karena mereka jarang bergaul denganku. Mereka selalu sibuk melakukan pekerjaan mereka dan mereka juga memiliki teman sendiri yang lebih keren. Mereka melakukan banyak hal lebih banyak dengan teman-teman mereka daripada denganku sehingga hal itu membuat aku merasa tidak memiliki teman atau orang dekat yang benar-benar berhubungan denganku. Perlu beberapa saat sampai aku bisa menyimpulkan hal ini dan cukup berani untuk mengakui pada diriku sendiri bahwa aku tidak benar-benar memiliki teman atau bahkan sahabat. Apakah ini normal? Semua orang tampaknya memiliki setidaknya satu sahabat. Semua orang, tapi aku. Bah!

Terkadang saya tidak tahu apakah ekspektasiku terlalu tinggi. Aku tidak perlu selalu dijadikan prioritas, tapi ketika mereka tidak secara proaktif membuat rencana untuk bertemu denganku, aku merasa seperti mereka tidak benar-benar mau bertemu dan itu membuatku merasa seperti tidak terlalu disukai. Kurasa itu saja sudah cukup menunjukkan betapa aku merasa tidak nyaman dengan diriku sendiri. Kadang, aku iri pada mereka yang berteman dengan mudah seperti mudahnya membalik sebuah koin. Aku tidak terlalu pandai dalam membuat pertemanan baru karena rasa malu dan kurangnya rasa percaya diriku. Masalahku adalah betapa tidak nyamannya perasaanku terhadap kebanyakan orang yang baru aku temui dan berapa lama waktu yang aku butuhkan untuk merasa nyaman sampai aku memberanikan diri mengucapkan kata pertama pada mereka dan seterusnya. Sepertinya orang lain bisa begitu mudah klik dengan orang lain yang baru ditemui dan mereka langsung menjadi sahabat dalam hitungan menit atau jam. Aku iri karena aku agak penyendiri. Aku mengalami kegelisahan dan kecemasan sejak aku masih kecil. Karena hal ini, untuk berteman tidak pernah mudah bagiku.

Aku punya banyak kenalan meskipun, orang-orang yang aku ajak berbicara tidak pernah bertemu denganku sebelumnya. Aku punya akun sosial media juga! Aku memiliki lebih dari seribu orang yang mengikuti saya di Twitter, lebih dari 500 pengikut di Instagram, dan saya juga berteman dengan lebih dari 800 orang di Facebook, tapi itu hanya karena aku bermain Farmville 2 jadi aku perlu tetangga untuk peternakanku, haha. Apa? Farmville adalah permainan yang cukup menyenangkan! Aku  mungkin akan mengatakan sesuatu di wall mereka, retweet atau menyukai video keren mereka atau berargumen panjang di bagian komentar, tapi hanya itu saja. Aku benar-benar tidak memiliki seseorang untuk diajak bicara setiap hari. Dan jika aku tidak ke sekolah (libur), aku akan menghabiskan berbulan-bulan tanpa bergaul dengan siapapun.

Yah, kurasa aku salah satu dari orang-orang yang tidak dimaksudkan untuk memiliki sahabat. Aku tidak tahu apakah itu hal yang baik atau buruk, tapi aku pikir seperti itulah takdirku. Dan pada saat ini dalam hidupku, aku tidak punya masalah dengan hal itu. Aku pikir aku akan baik-baik saja selama aku memiliki blogku. Menulis selalu membuatku merasa jauh lebih baik. Kurasa itu saja sudah cukup.


Oh, dan tentu saja aku punya kalian, teman-teman baruku! Aku sangat menghargai komentar kalian semua. Kalian sangat menyenangkan!

Silent Anger

Hi, cute readers! Thank all of you who took the time to leave a comment on my last post. It’s such a wonderful feeling to read all your kind words and good wishes. You are all so nice. Anyway, I woke up this morning feeling so sad and now my chest hurts really bad like it’s cracking open. I have so much going on in my head that I don’t even know where to start to tell you. I feel like there are so many things wrong with me though everyone thinks I’m fine.

First of all, I have so much anger and disappointments in my life that I find it difficult to put in words. It makes me literally shake and it haunts me every day. It’s crazy how one little thing could ruin my whole mood easily. So much unneeded rage and it’s starting to get to me. No one see it, of course, because I taught myself not to show my anger.

I Miss My Childhood

Hey, beautiful people. Thank you so much for your nice and welcoming comments on my previous post. I’m so happy reading every single of them. I never thought blogging could be this fun. Seriously! It’s so good to interact with new people, since I don't really have friends 😔 For the first time in my life, I feel not only motivated, but also excited about blogging and sharing my stories with you. OMG, this is really fun.

Anyway, do you ever miss your childhood? I do think about it a lot lately. I miss those years so bad. I feel like, the older I get, the more I miss my childhood moments. Everything was so amazing and possible. I really miss the time when I thought that everything was in my reach, when I had so much fun on playground, when toys could give me so much joy, when I didn’t need to think about complicated things, when simple things made me happy, and life was full of dreams and fantasies.

Childhood friends classmates

Recently this month, I’ve been wanting to go back to my childhood so desperately. Sounds very ridiculous, I know, but I really miss those moments when I was carefree, no worries, no grudges, and life was just as simple as building a Lego house or riding bikes or as imagining you could float on the cloud, all the way into Heaven.

You know what’s funny? When I was a little girl, I used to think that being a grown-up would be easy and a lot more fun. Yes, I thought when I would be a grown-up, I would have the freedom to do whatever and whenever I wanted. Forever. You know, like drink Coke in the morning, having pizza for dinner every single night, stay up past midnight, go outside to play all afternoon and evening and keep playing because no one would tell you to come inside.

I thought being a grown-up would be so wonderful until I realized that I have to deal with so many unpleasant facts about life, how my life has turned out to be different from what I expected. This is not at all what I thought being a grown-up would be when I was a kid. Really. I never realized I would have to make endless amounts of choices that would have big effect on my life. And that some of that choices would be unpleasant and really hard. When I was still a little girl, everything was curious and exciting. Well, I guess it’s always like that, right? Before you knew what you knew today, you saw the world in a different way.

Halo

“To the world, I adore and all the beautiful people
that struggle to survive from anxiety and depression,
let me introduce myself and share my stories with you.”

So, I finally decided to start writing a blog. And this blog will be like my online diary. Well, I’m not the type to talk about my feelings or what’s on my mind, but I’ve been really sad and weepy the past year. I feel like all messed up in my head and I feel extremely anxious and depressed like I haven’t been in a very long time. Ugh. I have so much disappointment, anger and hurt built inside me. It’s like... do you know when you blow a balloon with air until it pops? That is exactly how I feel right now. The problem is, I don’t have enough confidence to express my feelings bluntly like that and I don’t have anyone to talk to. I know some people and I do have friends, but we’re not so close. Heck! They’re not even nice enough to be called friends. Most of them are mean to me and I don’t want to deal with people like them.

My mother once told me that writing can help to alleviate my stress and worries. She also said that it’s a very good way to help me deal with my problems and keep my sanity in check. I agree. I think it’s a true proven fact that writing out all my problems can actually release some of the negative associated with them and help me think clearly through them. Actually, that’s the main reason why I want to start blogging – so I can handle my anxiety and don’t fall into insanity.

So why am I putting out my problems on the internet?